Site Overlay

WHO Minta Penduduk Indonesia Tentu Diam di Rumah buat Hindari Covid-19 Varian Delta

Bahana. com – Perwakilan Organisasi Kesehatan Negeri (WHO) untuk Indonesia, N Paranietharan meminta masyarakat Nusantara tetap berada di panti dan membatasi mobilitas semasa beberapa pekan ke aliran, guna menekan penyebaran varian delta COVID-19.

“Pesan kunci dengan penyebaran varian delta, sangat penting bagi klub, baik yang sudah divaksin atau belum, untuk memasukkan protokol kesehatan, dan dengan lebih penting untuk langgeng di rumah sebanyak jadi, ” kata Paranie pada konferensi pers virtual terkait kedatangan vaksin AstraZeneca di Indonesia, yang didapatkan meniti Fasilitas COVAX, Selasa (13/7/2021).

Dia mengatakan bahwa cara untuk melayani penyebaran cepat varian delta dari COVID-19 adalah menyekat pergerakan selama beberapa pasar ke depan.

“Dengan rendah hati saya meminta biar semua tetap di rumah sebisa mungkin dan menyelamatkan semua orang, dan marilah kita keluar dari pandemi ini sesegera mungkin, ” ujarnya.

Baca Juga: WHO Peringatkan untuk Hati-hati Mencampur Vaksin

Di kesempatan tersebut, Paranie serupa menyampaikan dukungan dan keyakinannya bahwa Indonesia mampu mencapai target vaksinasi sebesar 20 persen populasi pada bulan September 2021, dan 50 persen cakupan vaksinasi dalam akhir tahun.

Dia serupa mengapresiasi peran Indonesia, pertama kepemimpinan Menteri Luar Daerah Retno Marsudi sebagai lengah satu Co-Chairs COVAX AMC Engagement Group, dalam upaya untuk memastikan akses vaksin tak hanya untuk Indonesia, namun juga di rasio global dalam upaya mencapai kesetaraan akses vaksin.

“Kami menantikan untuk melanjutkan kerja sama ini dengan Nusantara, untuk memastikan bahwa kita memvaksinasi sebanyak mungkin karakter sebelum tutup tahun ini, sehingga kita setidaknya dapat melihat transmisi yang lebih lelet, baik secara global & di Indonesia khususnya, ” tuturnya.

Sebelumnya, Indonesia telah menerima 3. 476. 400 dosis vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca, dengan didapatkan melalui skema multilateral COVAX Facility, yang tiba pada Selasa.

Baca Juga: WHO Kecam Booster Vaksin Covid-19 karena Penuh Negara Lain Belum Kebagian