Site Overlay

Soal Masuk Mal Pakai Kartu Vaksin, Satgas Sebut sebagai Percobaan New Normal

Perkataan. com – Pemberlakuan peraturan terkait secara pencegahan infeksi Covid-19 tetap berubah. Belum lama tersebut, pemerintah Indonesia memberikan peraturan baru untuk syarat masuk mal, yakni menunjukkan kartu vaksin sebagai bukti telah vaksinasi.

Menurut Menteri Koordinator Luhut Binsar Pandjaitan, peraturan ini adalah uji coba pembukaan mal secara berantara. Hal ini juga dinyatakan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

“Peraturan ini (kartu vaksin untuk masuk mal) adalah pemeriksaan untuk minggu ini, tentu saja menantang, ” sirih Prof Wiku dalam Briefing Media Intersional secara maya yang diselenggarakan pada Kamis (12/8/2021).

“Ini adalah bagian dari new normal yang sedang kita coba untuk memastikan bahwa ekonomi & kontrol kesehatan bisa beroperasi beriringan, ” imbuhnya.  

Menangkap Juga: Tambah 1. 078 Pasien, Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Capai 836. 687 Karakter

Pencetakan kartu vaksin kini menjadi angin segar bagi bisnis percetakan setelah alami pasang surut ekonomi akibat pandemi COVID-19, Rabu (11/8/2021). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Angka vaksinasi di Indonesia sendiri meski masih jauh dari jalan namun tetap terus terangkat jumlahnya. Setidaknya per 12 Agustus 2021, sudah 51, 8 juta orang mendapatkan vaksin pertama.  

Terkait dengan vaksin booster, Wiku menyatakan bahwa vaksin bunga tersebut baru akan diberikan pada tenaga kesehatan.  

“Sejauh ini, vaksinasi booster diprioritaskan untuk tenaga medis dan asisten tenaga medis, termasuk orang yang berkontribusi di fasilitas kesehatan, ” kata Wiku.  

“Vaksin booster yang digunakan adalah moderna dan sejauh ini pemerintah masih fokus pada pemerataan vaksinasi ke masyarakat umum, ” imbuhnya.  

Sementara terpaut dengan vaksin merah putih, ia menyatakan masih di dalam fase pre-clinical dan pemeriksaan industrial.

Baca Juga: Wakapolda Metro Jaya: 2. 672 Warga Lubang Bajul Telah Divaksin Dosis Baru