Site Overlay

Satgas COVID-19: Naik-Turunnya Kasus Tergantung Perilaku Masyarakat

Suara. com – Dasar Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyebut naik dan turunnya jumlah kasus COVID-19 ialah cerminan dari perilaku kelompok.

Kasubbid Tracing Bidang Pengerjaan Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19, Koesmedi Priharto mengatakan, lagak masyarakat yang baik, dalam hal ini selalu menerapkan protokol kesehatan ketat, ialah cara menurunkan kasus COVID-19.

“Naik ataupun turunnya angka kasus bersandar pada perilaku kita per. Kalau perilaku kita bagus, tentunya akan turun angka kasusnya. Nah itulah dengan harus kita siapkan sejak sekarang, ” katanya, dilansir ANTARA.

“Ketika perilaku kita tidak bisa mencegah jalan penularannya maka angka kasusnya akan naik. Itu kudu dipahami oleh masyarakat jangan semua diserahkan kepada negeri, ” tambah Koesmedi sedang.

Menyuarakan Juga: Tambah 3. 845 Pasien, Peristiwa Covid-19 di Jakarta Sampai 807. 872 Kasus

Personel Polres Madiun Kota menggelar sosialisasi imbauan penerapan protokol kesehatan tubuh (prokes) COVID-19 di Tanah air Madiun, Jawa Timur, Sabtu (22/5/2021). ANTARA FOTO/Siswowidodo

Menurutnya datang saat ini tidak ada ilmuwan yang bisa memperhitungkan kapan COVID-19 akan sudah. Ia menyebut beberapa negeri yang sebelumnya sudah melonggarkan protokol kesehatan dan membuka lockdown, kembali berhadapan secara kenaikan kasus.

Karena itu, masyarakat mulai saat tersebut harus bisa hidup tangan dengan COVID-19.

Ia mengatakan pemerintah sudah berupaya suntuk menangani pandemi COVID-19. Oleh karena itu, masyarakat harus bekerja sepadan dengan menerapkan protokol kesehatan tubuh yang ketat.

Koesmedi menegaskan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat maka penularan antarorang ke orang menjadi rendah.

“Kalau itu benar-benar kita pahami protokol itu, maka tersebut akan bisa kita hadapi untuk berdampingan dengan COVID-19, ” kata Koesmedi Priharto.

Membaca Juga: Update COVID-19 Jakarta Kamis 29 Juli: Positif 3. 845, Sembuh 11. 440, Wafat 156