Site Overlay

Pengidap Mata Minus Ingin Pakai Softlens? Perhatikan Tiga Hal Ini

Suara. com awut-awutan Pemakaian softlens bisa menjadi alternatif buat orang yang memiliki masalah penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, dan tanda minus.

Pemakaian softlens dianggap lebih praktis dibanding menggunakan kacamata, apalagi bisa melaksanakan penampilan menjadi lebih memikat.

Tapi jangan sembarangan ya, jika mau pakai softlens ada kaum hal yang harus diperhatikan, seperti yang diungkap Tabib Spesialis Mata RS. EMC Tangerang dr. Degiana Syabdini Edwixa, Sp. M sebagai berikut:

1. Harus ada indikasi medis

Mengucapkan Juga: Kisah Wanita Nyaris Buta sudah Teteskan Lem ke Lengah, Bisa Selamat Berkat Itu

Ilustrasi lensa kontak alias softlens. (Shutterstock)

Menurut dr. Degiana, sepantasnya tidak menggunakan softlens asalkan tidak ada indikasi medis seperti gangguan penglihatan atau kelainan kacamata, maka banyak syarat yang harus terpenuhi karena bisa merusak timbil.

“Tapi jika dia cuma pakai untuk kosmetik itu juga bisa, tapi harus banyak persyaratannya, karena tersebut benda asing nempel dalam mata, ” ujar dr. Degiana di akun Instagram RS EMC, Jumat (7/5/2021).

2. Lengkungan bola mata tiap orang beda

Pernahkah merasa perih, atau softlens terus kendur saat digunakan? Bisa jadi Anda mencantumkan softlens yang ukuran lengkungannya tidak pas, sehingga tidak nyaman digunakan. Ini karena menurut dr. Degiana pada setiap orang memiliki lengkungan bola mata atau kornea yang berbeda.

“Yang di pasaran itu sudah sesuai dengan mayoritas orang, tapi tersedia juga yang emang pas, kadang ada yang gunakan softlens tidak pas, terlalu menekan, atau longgar, jadi komplikasi bisa iritasi bisa matanya kering, itu dengan sering kejadian, ” membentangkan Dr. Degiana.

Baca Juga: Salah Kira Lem Kuku sebagai Obat Tetes, Mata Wanita Ini Merekat!

3. Konsultasikan dan periksa ukuran lupa ke dokter

Scroll Up