Site Overlay

Penderita Diabetes Tidak Dianjurkan Makan Tala, Ini Bahayanya

Suara. com – Mangga dikenal buah dengan manis saat dikonsumsi. Sehingga, untuk penderita diabetes disarankan untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan, mengapa?

Ketua  Pengelola Besar Persatuan Diabetes Indonesia (PB PERSADIA),   Dr dr Sony Wibisono Sp PD-KEMD FINASIM menjelaskan kandungan gula dan kalori di dalam mangga dapat menambah gula pembawaan pada tubuh.

“Orang berpikir mangga itu mengandung gula alami, sehingga dapat mengkonsumsinya dalam jumlah banyak, tetapi tersebut salah, ” ujar Sony di webinar Press Conference World Sakit Day 2020 “Bersama Diabetasol, Sayangi Dia”, Selasa (3/11/2020).

Menurutnya, mengkonsumsi pokok mangga perlu dalam batasan dengan wajar, terutama bagi penderita diabetes. Dia pun menyarankan, untuk penderita  diabetes  cukup konsumsi dua iris mangga saja, tidak boleh bertambah karena itu sangat berbahaya.

Baca Juga: 10 Khasiat Mangga Untuk Kesehatan: Cegah Anemia Hingga Percantik Jangat

Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

“Kalau icip-icip  sih  saja gak apa. Karena makan dua iris tala juga sudah meningkat gula darahnya, dan ini bisa saja berakibat fatal untuk kondisi kesehatan penanggung diabetes, ” kata Sony.

Sebaliknya, tempat menghmbau bagi penderita diabetes sebaiknya lebih baik mengkonsumsi sayur ataupun buah-buahan yang pahit, seperti peria, lalu bisa juga konsumsi kentang dan jagung.

Tak hanya soal makanan, biasakan juga untuk berhenti sajian sebelum kenyang agar jumlah kalori yang dikonsumsi tidak berlebih. Selain itu, penderita diabetes disarankan buat banyak bergerak terutama rutin berolahraga untuk membakar minimal 250 kalori.

“Saya pula sarankan untuk penderita diabetes jangan bermalas-malasan, dan harus banyak bergerak di dalam maupun luar sendi. Kemudian, rutin berjalan kaki, karena 10 ribu langkah itu sudah bisa bakar 250 kalori, ” tuturnya.

Baca Pula: Penderita Diabetes Bisa Donor Darah, Tapi Ada Syaratnya