Site Overlay

Melayani Tes Swab PCR serta Antigen, Apakah Bisa Menganulir Puasa?

Suara. com – Tes swab dengan metode PCR dan antigen kini menjadi kewajiban yang harus dilakukan pelancong era ingin bepergian menggunakan pesawat atau kereta, termasuk di bulan Ramadhan.

Muncul perkara, apakah tes swab membiarkan puasa?

Ulangan swab wajib dilakukan buat memastikan orang tersebut terlepas dari virus Covid-19 atau tidak sebelum melakukan aksi.

Kegiatan Test Swab PCR tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menanggulangi penyebaran virus Covid-19, jadi Indonesia bisa terbebas sejak pandemi yang masih melanggar saat ini.

Baca Juga: 7 Hal yang Membatalkan Puasa, Tak Hanya Makan dan Minum

Dilansir melalui akun instagram @lawancovid19_id, test Swab merupakan pemeriksaan laboratorium untuk menjumpai keberadaan material genetik sebab sel, bakteri, atau virus dengan cara pengambilan contoh dahak, lendir, atau cairan dari nasofaring (bagian di dalam tenggorokan bagian atas yang terletak di belakang hidung dan di balik plafon rongga mulut) dan orofaring (bagian antara mulut & tenggorokan).

Majelis Ulama Nusantara telah menerbitkan Fatwa Nomor 23/2021 tentang Hukum Tes Swab untuk Deteksi COVID-19 Saat Berpuasa.

Dalam masukan ini disebutkan bahwa tes swab tidak akan menganulir puasa.

Sebab sebab itu, MUI menegaskan bahwa umat Islam dengan sedang berpuasa diperbolehkan melakukan test swab untuk deteksi COVID-19.

MUI pun mengimbau kepada pemerintah dan masyarakat, agar melaksanakan dan menyoroti pelaksanaan protokol kesehatan dengan ketat, supaya pandemi Covid-19 segera berkahir.

Baca Juga: Catat! Ini 7 Hal yang Membatalkan Puasa

Jadi sudah nyata jawabannya, melakukan tes swab antigen maupun PCR tidak membatalkan puasa ya.