Site Overlay

Kode Kanker dari Garis di Kuku Hingga 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Perkataan. com – Tanda kanker yang ditandai dengan munculnya garis pada kuku menjadi berita kesehatan menarik paling banyak dibaca hari ini, Senin (28/6/2021).

Ada juga imbauan WHO untuk tetap pakai kedok meski sudah divaksinasi had bahaya varian delta.

Simak rangkuman berita kesehatan terpopuler lainnya dari Suara. com, berikut tersebut:

1. Muncul Besot di Kuku, Waspadai Tanda Kanker Seperti Perempuan Ini

Baca Juga: Terpopuler: Hoaks Indonesia Negara A1 High Risk Covid-19 Hingga Vaksin Booster Lansia

Sketsa kuku tidak sehat (Shutterstock)

Disadari atau tidak, seringkali menjelma sebuah tanda di kuku yang tidak jarang dianggap remeh. Tapi mulai saat ini sebaiknya harus diperhatikan.

Ini karena tanda garis pada kuku bisa jadi kode kanker. Hal itu sesuai dialami oleh Alana Severs yang mengalami garis di kuku.

Baca selengkapnya

2. Varian Delta, WHO Sarankan Karakter yang Sudah Vaksin Tetap Pakai Masker

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Virus corona vaian Delta dinilai lebih menular sehingga pas menarik perhatian seluruh dunia sekarang ini. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mendesak orang yang sudah menyemprot vaksin Covid-19 tetap mengindahkan masker dan menjaga langkah.

Menangkap Juga: Terpopuler Berita Kesehatan: Corona Varian DeIta, Ivermectin Diklaim Obat Terapi Covid-19

Patuh Dr. Mariangela Simao, asisten direktur jenderal WHO, suntik vaksin Covid-19 saja tak cukup menghentikan penularan virus corona Covid-19. Apalagi menyembunyikan diri dari penularan varian Delta.

Baca selengkapnya

3. Bahaya Varian Delta, Warga Israel yang Sudah Divaksin Penuh Masih Terkena

Ilustrasi petugas medis Covid-19. [Suara.com/Eko Faizin]

Dalam perkembangan segar pandemi, varian Delta telah menjadi bagian yang mengkhawatirkan. Varian ini bahkan menginfeksi beberapa orang dewasa yang divaksinasi penuh di Israel.

Melansir dari Huffpost , dari lebih dari 100 kasus harian di tengah wabah varian Delta, setengahnya adalah anak-anak di bawah 16 tahun. Sebagian besar dari mereka belum divaksinasi.  

Baca selengkapnya

4. Agar Demam Cepat Turun, Sebaiknya Kompres Minuman Hangat atau Dingin?

Ilustrasi kompres. (Shutterstock)

Demam menjadi salah satu bervariasi masalah kesehatan bahkan menjelma gejala khas virus corona Covid-19. Untuk mengatasi hangat, memang sudah nanyak obat yang tersedia namun jalan tanpa obat seperti kerap menjadi salah satu alternatif paling umum.  

Zaman mengompres demam, banyak dengan bingung antara pakai cairan dingin atau panas. Pada hal ini menurut Hello Sehat, kompres dingin memang lebih banyak digunakan untuk mengatasi demam tinggi. Upaya ini dilakukan agar guru dingin segera bisa enyerap panas tubuh.  

Baca selengkapnya

5. Permintaan Bisa Cegah dan Obati Covid-19, Hasil Penelitian Ivermectin Disambut Baik Ilmuwan

Ivermectin.

Penelitian obat Covid-19 Ivermectin di Nusantara menunjukkan hasil positif. Kabar ini pun disambut baik oleh para ilmuwan.

Obat ivermectin telah digunakan di 33 negeri, melalui 60 uji klinis dan melibatkan lebih sebab 549 ilmuwan, serta 18, 931 pasien dari bervariasi negara untuk penanganan Covid-19.

Baca selengkapnya