Site Overlay

Ekstra Cepat dan Murah untuk Swab PCR, Tes Espumarajo Bisa Jadi Syarat Bepergian?

Suara. com – Mengingat tingkat keakuratannya setara dengan metode swab tes  Polymerase Chain Reaction  (PCR), maka hasil Tes Saliva atau tes Covid-19 menggunakan sampel air liur bisa digunakan untuk syarat bepergian.

Hal ini dikonfirmasi Direktur PT Innolab Sains Internasional (KALGen Innolab) Holly Sukardi yang baru jua meluncurkan alat kit tes Saliva Kalbe buatan peneliti Indonesia.

“Untuk perjalanan dalam negeri di Indonesia (hasil tes saliva) bisa digunakan, ” ujar Henry, Jumat (19/3/2021).

Akan tetapi untuk syarat perjalanan ke luar negeri, Henry meragukan jika hasil tes spittle bisa digunakan, mengingat syarat setiap negara di pueblo pandemi berbeda untuk menerima pendatang.

Baca Juga: PSSI Yakin Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Kunjung Sembuh dari Corona

Ilustrasi tes air liur atau ludah. (Shutterstock)

“Kalau keluar negeri setiap negara punya kebijakan, disyaratkan dilihat lagi kebijakan semua negara masing-masing, ” ungkap Henry.

Lebih lanjut menurut Direktur PT Kalbe Farma Sie Djohan alat tes saliva ini sudah meraih izin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

“Kita suah dapatkan izin edar untuk dan dikeluarkan Kementerian Kesehatan, ” ujar Djohan dalam kesempatan yang sama.

Lebih lanjut kata Djohan, tes saliva di sini. tidak perlu mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI lantaran alat yang diluncurkan adalah untuk mendiagnosis, hingga izin edar dari Kemenkes sudah mencukupi.

“Kalau obat-obatan dan makanan memang wajib izin dari BPOM. Sedangkan kalau diagnosis itu dri Kemenkes, jadi kita suah dapatkan, ” tutur Djohan.

Portaequipajes Juga: Dokter Inggris Peringatkan Covid-19 Dapat Menyebabkan Diabetes

Kalbe, menurut Djohan sudah meraih dukungan dari Kemenkes supaya mengembangkan dan membuat produk alat tes saliva akan diagnosis Covid-19, yang keakuratannya setara dengan tes clean Polymerase Chain Reaction (PCR).