Site Overlay

Atasi Indra Penciuman yang Lenyap akibat Covid-19, Coba Pelatihan Bau Ini!

Suara. com – Beberapa pasien virus corona Covid-19 yang sudah sembuh sedang berjuang mendapatkan kembali indra penciuman mereka. Para pengkaji pun menyarankan orang dengan kondisi ini melakukan pelatihan penciuman daripada mengobatinya secara krim steroid.

Pelatihan penciuman ini melibatkan metode mengendus bau yang berbeda semasa beberapa bulan untuk melatih otak mengenali bau yang berbeda-beda tersebut.

Sekelompok pakar internasional mengucapkan pelatihan penciuman itu murah dan sederhana. Berbeda secara pengobatan steroid, metode pengobatan ini bebas dari daya efek samping.

Seperti yang kita tahu, hilangnya alat penciuman adalah salah satu gejala utama infeksi virus corona Covid-19 bersamaan secara demam dan batuk terus-menerus.

Menangkap Juga: Petunjuk Baru, Manusia Bisa Tularkan Virus Corona Covid-19 ke Kucing!

Dalam umum kasus, hilangnya indra penciuman akan kembali relative lekas setelah infeksinya berlalu. Tapi, sekitar satu dari lima orang melaporkan bahwa mereka masih kehilangan indra penciumannya selama 8 minggu sesudah jatuh sakit.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Salah kepala pengobatan yang telah diresepkan dokter adalah rangkaian obat yang dikenal sebagai kortikosteroid, obat untuk menurunkan peradangan dalam tubuh dan telah digunakan untuk mengatasi sesak napas.

Tetapi Prof Carl Philpott, dari Fakultas Kedokteran Norwich University of East Anglia, yang meninjau bukti terkini mengatakan hanya ada sedikit bukti bahwa kortikosteroid bakal membantu menghilangkan bau.

“Karena obat-obatan itu memiliki potensi efek tepi yang merugikan, saran kami adalah obat itu tidak boleh diresepkan sebagai pengobatan untuk menghilangkan bau pasca terinfeksi virus, ” kata Prof Cral dikutip dari BBC .

Untungnya, kebanyakan orang dengan kehilangan bau akibat virus corona Covid-19 akan mendapatkan kembali indra penciumannya dengan spontan. Efek samping steroid termasuk retensi cairan, tekanan darah tinggi, dan urusan dengan perubahan suasana sebal serta perilaku.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meroket, Pemerintah RI Harus Menutup Pintu Masuk dari India

Sebaliknya, para peneliti melalui makalah dalam jurnal International Wadah of Allergy & Rhinology , menyarankan pelatihan moncong. Pelatihan ini dilakukan secara cara mengendus 4 aroma yang berbeda, berbau istimewa, mudah dikenali dan familiar, seperti jeruk, mint, hati putih atau kopi semasa 2 kali sehari selama beberapa bulan.

Scroll Up